Senin, 12 Oktober 2015
Indah dengan sendirinya
Akhirnya ada yang sadar juga, bahwa ada sesuatu yang spesial di pelataran masjid sana. ku kira hanya aku yang mengaguminya.
ini bisa dikatakan sakura nya Indonesia. cantik. cantik sekali. apalagi ketika dihiasi langit malam. memesona.
Foto ini diambil 3 tahun yang lalu. 12 Oktober 2012. Dan saat ini, tanaman
ini masih konsisten menebar keindahannya. menyelipkan rasa yang
menyejukkan kala menatapnya. ya, 12 Oktober 2015 bunga kuning ini sedang
cantik cantiknya, menghias pelataran masjid.
"Sebenarnya aku menyukai mu sejak awal. sejak pertama aku mengenal mu di salah satu kota di Jawa Timur. berbaris rapi, menghias jalan yang saat itu tengah aku lewati. Dan ternyata kita kembali bertemu. Disini. Dibelahan pulau jawa yang berbeda, Bandung Jawa Barat.
Kamu disini sebatang kara. tidak lagi berberis di pinggir jalan dengan kawan-kawanmu yang tak kalah cantik. kamu lebih memilih tumbuh diantara riuhnya aktivitas dunia kampus. Dunia yang cenderung berjalan lurus tanpa peduli kehidupan disekitarnya. Dunia dengan para penghuninya yang sulit meluangkan waktu untuk sekedar melirik dan memujimu.
Aku bangga padamu. kamu tak pernah menganggap semua itu masalah. Tak pernah mengharap siapapun untuk melihatmu dan kemudian memujimu. Kamu tetap memberikan keindahan bagi mereka yang tak mengindahkanmu. kamu tetap indah dengan warnamu. kamu tetap indah dengan ketulusanmu. kamu tetap indah dengan kesetiaanmu. Aku menyukaimu.
Tetaplah disana, temani kami. temani aku yang selalu butuh kesejukkan dari indahmu. Tetaplah disana dipelataran masjid, tempat kami menjalin kasih dengan yang maha kasih. tetaplah disana hingga aku pergi. dan kelak akan datang, hanya untuk menemuimu kembali.
Indahmu adalah inspirasi bagiku."
ini bisa dikatakan sakura nya Indonesia. cantik. cantik sekali. apalagi ketika dihiasi langit malam. memesona.
Foto ini diambil 3 tahun yang lalu. 12 Oktober 2012. Dan saat ini, tanaman
ini masih konsisten menebar keindahannya. menyelipkan rasa yang
menyejukkan kala menatapnya. ya, 12 Oktober 2015 bunga kuning ini sedang
cantik cantiknya, menghias pelataran masjid."Sebenarnya aku menyukai mu sejak awal. sejak pertama aku mengenal mu di salah satu kota di Jawa Timur. berbaris rapi, menghias jalan yang saat itu tengah aku lewati. Dan ternyata kita kembali bertemu. Disini. Dibelahan pulau jawa yang berbeda, Bandung Jawa Barat.
Kamu disini sebatang kara. tidak lagi berberis di pinggir jalan dengan kawan-kawanmu yang tak kalah cantik. kamu lebih memilih tumbuh diantara riuhnya aktivitas dunia kampus. Dunia yang cenderung berjalan lurus tanpa peduli kehidupan disekitarnya. Dunia dengan para penghuninya yang sulit meluangkan waktu untuk sekedar melirik dan memujimu.
Aku bangga padamu. kamu tak pernah menganggap semua itu masalah. Tak pernah mengharap siapapun untuk melihatmu dan kemudian memujimu. Kamu tetap memberikan keindahan bagi mereka yang tak mengindahkanmu. kamu tetap indah dengan warnamu. kamu tetap indah dengan ketulusanmu. kamu tetap indah dengan kesetiaanmu. Aku menyukaimu.
Tetaplah disana, temani kami. temani aku yang selalu butuh kesejukkan dari indahmu. Tetaplah disana dipelataran masjid, tempat kami menjalin kasih dengan yang maha kasih. tetaplah disana hingga aku pergi. dan kelak akan datang, hanya untuk menemuimu kembali.
Indahmu adalah inspirasi bagiku."
Label:
Cerita nyata kehidupanku.
Langganan:
Postingan (Atom)

